Beranda » Blog » Assosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DIY akan Pecahkan Rekor Batik

Assosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DIY akan Pecahkan Rekor Batik

Diposting pada 29 June 2021 oleh kemejabatikpria / Dilihat: 13 kali / Kategori:

Assosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DIY akan Pecahkan Rekor Batik

Sabtu, 13 September 2014 19:57 WIB

Tribun Jogja/ Hamim Thohari

Peserta pelatihan batik yang diselenggarakan APPMI Yogyakarta saat menjemur kain yang telah mereka batik.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Assosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DIY bekerjasama dengan Junior Chamber Internasional Indonesia Yogyakarta dan di dukung oleh Jambuluwuk Bouteque Hotel Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan membatik di Hotel Jambuluwuk yang terletak di jalan Gajah Mada No.67 Yogyakarta, Sabtu (13/9).

Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih oleh 100 peserta yang terdiri dari anggota APMMI, komunitas model, koreografer, fotografer, make up artis, komunitas model jadul, komunitas penari salsa, fashionista.

Ketua APPMI DIY, Lia Mustofo mengatakan kegiatan tersebut sengaja dilakukan untuk melatih anggota dan beberapa komunitas yang ada di APMI yang akan ambil bagian dalam upaya pemecahan rekor batik terpanjang di Indonesia yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop) DIY.

“Pada hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2014, Disperindagkop DIY akan menggandeng masyarakat untuk membuat batik guna memecahakan rekor batik terpanjang di Indonesia. Dan kami ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kami nantinya akan mengirimkan 150 orang dan saat ini telah kami daftarkan,” ungkap Lia.

Diharapkan dengan pelatihan ini, nantinya peserta yang dikirim oleh APPMI Yogyakarta tidak mengalami kesulitan saat membatik bersama masyrakat lainya.

“Selain itu, melalui kegiatan ini kami juga berharap para generasi muda yang mengikuti pelatihan ini lebih menghargai batik dan para pekerja batik, karena membatik itu tidak mudah dan memrlukan proses yang rumit dan panjang,” tambah Lia.

Sementara itu, Amin Hendra salah satu desainer senior Yogyakarta yang menjadi pemateri dalam pelatihan membatik tersebut mengatakan, para peserta diajari membatik mulai dari awal.

“Setiap peserta mulai dari membuat desain batik sendiri. Mereka kami bebaskan untuk membuat sketsa batik menurut kreatifitas mereka masing-masing,” ujar Amin.

Kemudian proses tersebut dilanjutkan dengan mencoret, selanjutnya dicanting dengan malam. Untuk proses pewarnaannya menggunakan metode colet karean keterbatasan tempat.

“Untuk warnanya kami menggunakan warna sol dan rapid. Untuk mengeluarkan warna asli dari kain yang telah dibatik, perlu dilakukan afikasi dengan menggunakan cairan HCL,” terang Amin. Para peserta pelatihan tersebut membatik diatas kain katun berukuran 30×30 centimeter.

Nur Indah Chandra, salah satu pesrta yang mengikuti pelatiha tersebut beranggapann bahwa membatik adalah kegiatan yang menyenangkan.

Perempuan yang berprofesi sebagai model tersebut sebelumnya juga pernah membatik sebelumnya.

“Mungkin sudah lebih dari tujuh kali saya mengikuti kegiatan membatik. Dengan mengikuti kegiatan seperti ini, saya jadi lebih tahu bagaimana proses pembuatan batik dan lebih menghargainya. Selain itu denagn mempelajari batik, saya juga ikut melestarikan batik sebagai slah satu warisan budaya asli Indonesia,” ungkap Chandra.

 

Bagikan ke

Assosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DIY akan Pecahkan Rekor Batik

Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Assosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DIY akan Pecahkan Rekor Batik

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Rasyid Hudori
● online
Rasyid Hudori
● online
Halo, perkenalkan saya Rasyid Hudori
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja